MAKASSAR – Merayakan ulang tahun pertama sebuah organisasi seharusnya lebih dari sekadar seremoni formal. Momen ini menjadi peluang untuk menunjukkan keberadaan yang nyata dan kepedulian yang langsung dirasakan masyarakat. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Rakyat Kota Makassar memanfaatkan HUT ke-1, yang jatuh pada 27 Februari 2026, dengan aksi sosial yang berdampak nyata: pembagian takjil gratis pada Selasa (24/2/2026) sore. Langkah ini menegaskan bahwa Gerakan Rakyat hadir bukan sekadar organisasi formal, tetapi sebagai bagian dari kehidupan warga yang peduli dan selalu hadir di tengah kebutuhan masyarakat.
Kegiatan pembagian takjil ini dipusatkan di Jalan Sunu, tepat di depan SMK Negeri 5 Makassar. Sekitar 500 paket takjil, berupa makanan dan minuman siap santap, dibagikan kepada warga dan pengendara yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Bagi mereka yang masih dalam perjalanan, paket takjil ini bukan hanya sekadar makanan, tetapi bentuk perhatian yang nyata. Suasana kegiatan berlangsung hangat, dengan antusiasme tinggi dari kader Gerakan Rakyat maupun masyarakat penerima manfaat.
Ketua DPD Gerakan Rakyat Makassar, H. Paris, memimpin langsung kegiatan ini, didampingi jajaran pengurus serta koordinator kecamatan dan kelurahan. Ia menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar berbagi makanan, tetapi bagian dari rangkaian peringatan HUT pertama yang menyentuh masyarakat secara langsung. “Kami ingin ulang tahun Gerakan Rakyat diisi dengan aksi nyata yang dirasakan masyarakat. Memberikan takjil bukan sekadar simbol, melainkan wujud kepedulian yang nyata dan menyentuh hati,” ujar H. Paris.
Sekretaris DPD Gerakan Rakyat Makassar, Bahtiar, menambahkan bahwa kegiatan ini juga berdampak pada ekonomi masyarakat. “Mayoritas takjil yang dibagikan dibeli dari pedagang lokal, usaha mikro, dan UKM sekitar lokasi. Dengan begitu, aksi ini tidak hanya membantu warga berbuka, tetapi juga mendukung perekonomian lokal dan memberdayakan pelaku usaha kecil,” jelas Bahtiar.
Pendekatan sosial-ekonomi ini menunjukkan bahwa Gerakan Rakyat hadir bukan sekadar untuk bersapa atau berdialog, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi perekonomian warga. Setiap paket takjil menjadi simbol dukungan terhadap usaha mikro sekaligus mempererat hubungan organisasi dengan masyarakat. Kombinasi aksi sosial dan ekonomi ini menegaskan komitmen Gerakan Rakyat untuk selalu hadir di tengah kebutuhan masyarakat.
Respons masyarakat terhadap kegiatan ini sangat positif. Banyak pengendara mengaku terbantu dengan adanya takjil saat berbuka, terutama mereka yang masih berada di perjalanan ketika adzan magrib berkumandang. Antusiasme warga membuktikan bahwa aksi sosial yang dirancang dengan empati mampu memberikan manfaat langsung sekaligus meningkatkan citra organisasi di mata publik.
DPD Gerakan Rakyat Makassar berharap kegiatan ini semakin memperkuat kedekatan organisasi dengan masyarakat. Bahtiar menekankan, “Kami ingin Gerakan Rakyat tidak hanya dikenal, tetapi juga dicintai masyarakat. Selain itu, kami ingin menjadi penggerak ekonomi lokal dengan mendukung para pelaku UKM yang menjadi tulang punggung ekonomi rakyat.”
Aksi berbagi takjil ini menjadi bagian dari rangkaian agenda HUT pertama Gerakan Rakyat, yang puncaknya dijadwalkan pada 27 Februari 2026. Namun, kegiatan nyata seperti ini menunjukkan bahwa perayaan ulang tahun organisasi bukan hanya seremoni, tetapi memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Dengan menyentuh dua aspek penting—sosial dan ekonomi—aksi berbagi takjil memperlihatkan karakter Gerakan Rakyat sebagai organisasi yang peduli dan responsif. Setiap paket yang dibagikan bukan sekadar makanan, tetapi simbol nyata kepedulian dan dukungan terhadap ekonomi lokal. Momentum HUT pertama ini menjadi titik awal penguatan peran Gerakan Rakyat sebagai organisasi yang aktif, bermanfaat, dan dekat dengan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Gerakan Rakyat Makassar menegaskan bahwa ulang tahun organisasi bukan hanya soal pencapaian internal, tetapi kesempatan untuk menghadirkan aksi nyata yang membangun hubungan lebih erat dengan warga. Setiap paket takjil yang dibagikan menjadi wujud kehadiran yang tulus, menunjukkan empati dan komitmen organisasi untuk mendukung masyarakat sekaligus memperkuat solidaritas sosial.
HUT pertama ini menjadi bukti bahwa Gerakan Rakyat mampu menghadirkan aksi nyata, memberikan manfaat langsung, dan menjadi inspirasi bagi kegiatan sosial-ekonomi lainnya. Ke depan, organisasi ini diharapkan terus menjadi teladan, hadir dengan aksi yang bermanfaat, dan semakin dicintai masyarakat Makassar.